Bahan ini aku ambil dari millis tetangga… (www.akuinginhijau.wordpress.com) aku ingin berbagi informasi dengan pembaca yang sempat membaca blog ini. Saya berharap kita tidak langsung memberikan label Negatif terhadap satu produk yang terbuat dari Plastik hanya karena simbol atau lambang-lambang tertentu yang sebenarnya untuk membantu kita agar lebih memperhatikan kegunaan barang yang akan kita pakai/gunakan.
Simbol-simbol yang ditampilkan sebenar-benarnya adalah untuk kepentingan proses daur ulang bahan-bahan tersebut, bukan untuk mendiskriminasikan beberapa jenis plastik dibanding yang lainnya
Sudah banyak orang yang memberi peringatan, rumor, gosip bahkan artikel majalah tentang bahaya plastik. Tetapi tetap saja hanya segelintir orang yang menggubris, peduli atau sampai meneliti lebih lanjut. Mari kita ambil manfaat yang baik dari apa yang namanya PLASTIK.
Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, gigi palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku), mobil, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Oleh karena itu kita bisa hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A. Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan, plastik penutup makanan, botol air mineral, dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol A sehingga aman untuk dipakai makan. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung Bisphenol-A.
Plastik dipakai karena ringan, tidak mudah pecah, dan murah. Akan tetapi plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Oleh karena itu kita harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita pakai.
Apakah arti dari simbol-simbol yang kita temui pada berbagai produk plastik?
#1. PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Boto-botol dengan bahan #1 dan #2 direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret
#2. HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti #1 PET, #2 juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian.
#3.
V atau PVC (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.
#4. LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.
#5. PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.
#6. PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.
#7. Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.
Masih banyak sekali barang plastik yang tidak mencantumkan simbol-simbol ini, terutama barang plastik buatan lokal di Indonesia. Oleh karena itu, kalau anda ragu lebih baik tidak membeli. Kalaupun barang bersimbol lebih mahal, harga tersebut lebih berharga dibandingkan kesehatan keluarga kita.
Pada akhirnya. Bijaksanalah dalam penggunaan bahan plastik di Microwave. Apabila memungkinkan lebih baik gunakan bahan keramik, gelas atau pyrex sebagai gantinya.
Hindari juga membuang sampah plastik sembarangan selain karena sifatnya yang sangat tidak mudah terurai terutama yang mengandung Bisphenol-A, karena bahan tersebut pun bisa mencemari air tanah yang pada akhirnya pun bisa mencemari air minum banyak orang.
Sebenarnya popularitas bahan plastic secara umum disebabkan karena sifatnya yang cocok utk banyak aplikasi dan ekonomis. Kita ambil contoh, pipa plastik PVC misalnya, sudah lama menggantikan banyak porsi yang dulu ditempati pipa besi. Selain memenuhi standar kekuatan utk banyak aplikasi pipa, PVC juga jauh lebih murah, proses produksinya lebih bersih (polusi minimal), beratnya yang ringan juga menghemat ongkos transportasi, menghemat konsumsi BBM serta mengurangi emisi gas buang selama transportasi. Singkatnya, jauh lebih ramah terhadap lingkungan.
Masalah isu-isu bahwa bahan plastic mengandung racun, sebaiknya kita juga harus berhati-hati menyebarkannya. karena masalah kandungan bahan plastic itu sudah lama diatur dalam regulasi di banyak negara. Di Amerika ada FDA, di Eropa ada EU Directives yang mengatur apa kandungan yang dibolehkan ada dalam plastic dan dalam jumlah berapa banyak.
Seperti kita tahu dalam ilmu toksikologi, kita bukan hanya berbicara tentang potensi bahaya dari suatu zat, tapi harus juga menyebutkan suatu jumlah kandungan/paparan maksimum yang bisa ditolerir dan dijamin keamanannya. Karena kandungan/paparan yang sangat rendah menjadikan zat apapun menjadi tidak beresiko terhadap kesehatan. Sebaliknya bahan yang umum dikonsumsi seperti gula dan garam, jika dikonsumsi dalam jumlah terlalu banyak akan membahayakan kesehatan manusia. Di internet bahkan banyak pihak yang mengkampanyekan agar orang tidak mengkonsumsi gula, karena konsumsi gula berlebihan terbukti mampu membunuh banyak manusia secara perlahan.
Jadi jika kita juga harus berimbang dalam meributkan zat-zat yang terkandung dalam plastic dan menganggapnya berbahaya bagi kesehatan, tanpa menyinggung standar yang berlaku secara internasional, maka kita sebenarnya mementahkan kembali studi intensif yang sudah puluhan tahun berlangsung tentang keamanan penggunaan bahan-bahan aditif dalam plastik atau sisa-sisa bahan baku yang masih tersisa di dalam plastik. Sebenarnya sumbangan bahan plastik kepada umat manusia tidak sedikit, bahkan berjasa memperbaiki tingkat higienis dan kesehatan manusia.
Pembungkus plastik, misalnya, telah banyak menggantikan pembungkus dengan daun pisang yg rawan kontaminasi, atau bahan-2 pembungkus tradisional lainnya yang rawan kontaminasi, telah berjasa membuat manusia untuk berusaha menjadi lebih sehat. Dengan jasa pembungkus plastik juga makanan bisa disimpan dan diawetkan lebih lama dengan harapan bahwa distribusi makanan ke tempat yang jauh dapat terpecahkan dengan adanya plastik, jika tidak akan lebih banyak krisis pangan karena kesulitan dalam pendistribusian makanan ke tempat-2 yang jauh. Tetapi kembali lagi kepada kita semua agar lebih bijaksana dalam menggunakannya dan gunakan/pakailah sesuai dengan kegunaan plastik itu sendiri sehingga tidak meracuni makanan dan minuman kita, karena 99% kesalahan adalah dari sisi kita manusia dalam menggunakan bahan-bahan yang ada.
Pipa air plastik itu sangat tahan lama, bahkan ada yang sudah berusia 40 tahun masih berfungsi sampai sekarang. Sangat tahan lama, tidak berkarat, tidak ada resiko masuknya kontaminasi ke air bersih karena kekuatannya yang baik dan tidak berkarat sehingga tidak bocor dan terbukti selama 40 tahun bisa melayani masyarakat. Sebenarnya karena sumbangan-2 seperti inilah tingkat pengharapan hidup manusia makin panjang. Manusia sekarang kan sudah jauh lebih sehat dibanding zaman dulu, Apabila kita menggunakan plastik sesuai dengan peruntukannya
Seperti kita tahu, industri bahan plastik adalah industri global yang mata rantainya (pembelian bahan baku dan penjualan produknya) saling berhubungan secara global dan yang terikat dengan trend global ttg keamanan penggunaan aditif-aditif yang digunakan.
Akhirnya, kemajuan peradaban selalu didasarkan pada pengetahuan yang sudah dihasilkan sebelumnya. Jika kita berusaha membangun sesuatu tanpa merujuk pada pengetahuan/penelitian ilmiah yang sudah dilakukan, maka yang terjadi akan ada informasi yang tidak seimbang antara yang positif dan Negatif.
dan yang paling utama dari semua itu adalah kebijasanaan kita dalam menggunakan semua bahan-bahan plastik yang ada karena dengan kita mengenal kebaikan dan juga kekurangan/keburukannya kita akan lebih bijak dalam menggunakan bahan-bahan plastik sebagai bahan yang dapat membantu dalam kehidupan kita.
Setiap orang mempunyai opini masing-masing dan marilah dengan opini itu kita maju dengan pemikiran/opini yang positif demi terciptanya lingkungan yang sehat untuk anak cucu kita nanti






