Feeds:
Posts
Comments

Akhirnya kesampaian juga melihat Peta Pendopo-ku.. dapat dari Wong Pendopo di FB.. Thanks ya…

Sedikit Mengenang gambaran Pendopo dulu…

ini Peta Tangsi Mantri disaat MASIH ADA….

Nah ini juga Komplek Talang Kerangan yang lainnya……

Ini Peta Komplek BOR-6 yang dah hilang tinggal puing… dan tinggal cerita, dan sekarang sudah jadi kebun Karet Lagi…

Perlahan tapi pasti Peta ini akan hilang dari permukaan bumi Pendopo, berganti lagi dengan Belukar ataupun tanah lapang yang menjadi saksi bisu perjalanan Sejarah Perminyakan di Bumi Pendopo..

Kami Anak-Anak Pendopo pernah menikmati manisnya kehidupan di Komplek yang selalu penuh dengan riuh rendah suara tertawa penghuninya.. kami tidak pernah membayangkan tempat tinggal kami Perlahan Hilang dan tidak berbekas lagi..

Kami hanya bisa berbagi cerita dengan anak-anak kami, bahwa ada komplek yang dulunya tempat kami besar dan dibesarkan, tempat kami bermain, tempat kami berbagi dengan sesama karib dan sahabat… tanpa kami bisa melihatkan ke mereka seperti apa komplek kami itu..

Tapi itulah jalan kehidupan, “TIDAK ADA PESTA YANG TIDAK USAI”… berapa panjangpun jalan, pasti ada ujungnya.. dan pasti ada akhirnya..

Alhamdulillah setelah sekian lama mencari dan mencuri waktu bisa juga aku mengambil gambar terbar tentang kondisi komplek perumahan eks PTSI dan Exspan di Pendopo…

Ada perasaan sedih begitu melihat ada komplek yang sudah tidak ada lagi bahkan puingpun sudah tidak ada yang tersisa sekarang semak belukar dan seolah tidak pernah ada kehidupan disana…

lokasi pertama yang aku ambil adalah komplek yang di dekat SMA UNGGULAN PENDOPO di dekat arah jalan ke Sumberedjo, sangat terkejut karena sudah tidak ada lagi sisa perumahan, bahkan bekas tangga yang biasa digunakan untuk naik ke rumahpun sudah tidak ada lagi padahal terbuat dari batu..

    ini foto jalan masuk ke arah komplek yang dijadikan sekolah unggulan pendopo

Aku kurang tahu nama komplek ini tapi dulu aku menyebutnya Talang Kerangan Pucuk (Atas)

rumah ini posisinya di dekat jalan ke arah sumberejo (no 2 dari ujung jalan sumberejo)

Habis keliling di komplek talang kerangan atas, aku melihat ke komplek yang lain (dulu namanya Jl. Rambutan) ada 8 rumah batu (beton) yang pernah dibangun pada masa PTSI tahun 1986-an (kalau ga salah) heheh maklum lupa, ada beberapa yang masih “sedikit” lengkap  ada atapnya, sisanya hanya tinggal pondasi dan dinding yang mungkin karena terbuat dari batu jadi tidak bisa diambil atau apalah namanya…

ini penampakannya:

Setelah turun ke Tangsi mantri, rasa tidak percaya kalau Tangsi Mantri sudah tidak ada lagi, yang tersisa hanyalah tanah dengan belukar dan bekas track jalan untuk kegiatan Off Road… Hilang seperti di telan bumi, tidak tahu lagi mana Tangsi Mantri, tempat dulu kami bermain, dan lama aku berdiri di kolam buatan melihat ke bekas tempat komplek Tangsi Mantri… yang tersisa hanya bekas tempat penampungan air, dan aku yakin itu dulu tempat penampungan air untuk rumah dinas orang tuaku… hanya itu yang tersisa…

ini penampakannya :

Komplek Tangsi mantri yang tersisa hanyalah bekas bak tampungan air untuk 2 rumah

jalan ini dulu jalan masuk ke Komplek Tangsi Mantri di depan Mushala Nurul Falah Talang Kerangan

Mushala Nurul Fallah Talang Kerangan

Entah berapa banyak lagi sisa perumahan yang akan hilang hingga daerah perumahan tidak pernah dikenali lagi.. hanya tinggal menunggu waktu..

Pendopo dan sejumlah sisa komplek masih akan tetap ada dan akan selalu ada di hati semua warga pendopo yang pernah menikmati manisnya kehidupan pendopo baik yang di dalam komplek maupun yang diluar komplek, yang telah menciptakan hubungan harmonis diantara komunitasnya..

sekarang tinggal berharap masih bisa Pendopo kembali bersinar terang dengan suara riuh rendah anak-anak bermain berlari menyusuri satu persatu perumahan yang kini tinggal puing dan tanah lapang ditumbuhi belukar..

apakah pendopo akan menjadi Talang Akar Jilid 2 …? entahlah yang pasti masih ada harapan untuk menuai masa depan yang lebih baik untuk Pendopo.. mudah-mudahan… jangan hanya sebagai penghias cerita dari masa ke masa tentang talang akar dan pendopo yang perlahan hilang dari padatnya peta sumatera dan indonesia, hingga akhirnya menjadi Hutan dan belukar lagi seperti awal jejak para pencari emas hitam menapak di hutan untuk berharap kehidupan yang lebih baik….

Roda perjalanan sejarah perminyakan di pendopo sepertinya berputar lagi kepada titik awal….. walaupun harus kembali ke titik awal tapi janganlah talang akar dan pendopo dilupakan… telah banyak putra talang akar dan pendopo yang berhasil karena tapak para pencari emas hitam di tanah Talang Akar dan Pendopo…

Bravo Talang Akarku dan Pendopoku…

Aku dan Blog Faris

hmmm hampir 2 bulan aku ga’ nulis lagi…

ada ras ingin menulis mengenai pendopo, tapi selalu terkendala waktu.. padahal setiap ke SOKA selalu lewat pendopo, tapi ga’ bisa sempat ambil gambar sedikit tentang pendopo, maklumlah aku ke SOKA kan pakai Fasilitas perusahaan, jadi ya harus ikut schedule, tapi yang pasti, tambah sedih lihat pendopo…. dan pasti aku akan update lagi tentang pendopo terutama tempat yang dulu pernah aku tinggal dan menhabiskan masa kecil dan masa remajaku..

Tanggal 25 Oktober faris ulang tahun yang ke lima,

ga’ kerasa faris udah 5 tahun, dan badannya semakin besar saja… sudah semakin banyak kemampuan yang dimiliki faris diusia 5 tahun ini… mudah-mudahan terus meningkat kemampuannya dan semakin menjadi anak yang pandai dalam semua hal..

Mudah-mudahan faris tetap selalu semangat menjalani ritme kehidupannya, belajar untuk memenuhi kehausan rasa ingin tahunya yang semakin hari semakin besar. dan semoga di Sekolah awal (TK) faris mendapatkan jawaban atas rasa ingin tahunya dari para pendidik di sekolahnya.

disaat akan berangkat ke SOKA faris sempat ngadat karena dia tahu aku pasti akan lama berangkatnya (14 hari), yang pasti dia tidak bisa main game lagi (game kesukaannya game Bus Driver) selalu dimainkan berulang-ulang… , celakanya karena game itu memerlukan graphik card yang bagus, jadi hanya bisa diinstal di Notebook yang biasa aku pakai, sedangkan yang dirumah hanyalah netbook dengan spesifikasi yang standar saja, jadi ga’ bisa di install… lagian memang kekecilan sih kalau netbook dipakai untuk main game.. ada rasa kurang puas….

mudah-mudahan nanti bisa diganti dengan desktop.. jadi bisa lebih puas faris bermain.

 

SELAMAT ULANG TAHUN FARIS….

 

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rooji’un

Hari kamis tanggal 21 Juli 2011 aku kehilangan seorang Guru yang  juga sudah kuanggap sebagai orang tuaku, seorang atasan yang tidak pernah membuat dirinya menjadi atasan tetapi menjadi rekan kerja yang baik dan sangat membimbing diriku dalam segala hal..

Berawal Tahun 1998 disaat aku mulai bergabung di PT. Exspan Sumatera sebagai tenaga Clerk di Departemen Mekanik & Listrik di Exspan sumatera pendopo sumatera selatan.

Bulan November 1998, Aku diajak Pak Roeby untuk bergabung di HR-Training yang akan kembali “menghidupkan” CTC (Craft Training Center) untuk kegiatan pelatihan internal PT. Exspan Sumatera setelah hampir 10 tahun lebih CTC Vacum dan tidak ada kegiatan. Dan akhirnya dimulailah kebersamaanku dengan pak roebyanto.. di dunia kerja yang agak jauh dengan apa yang aku pelajari..

Perjalanan panjang bersama Pak Roeby aku mulai.. berdua kami mulai menjelajah setiap jengkal lokasi kerja di PT. Exspan Sumatera dengan Home Base di Pendopo, kami memulai kegiatan Kaji yang baru beroperasi sebagai lapangan baru di PT. Exspan Sumatera.

Tahun 1999 adalah tahun awal kesibukan kami untuk memulai kegiatan Craft Training Center target pertama kami di Lapangan Kaji (Kami sebut wilayah Timur) dan dimulai hari panjang kami perjalanan Pendopo – Kaji – Pendopo dan terkadang ke Palembang.. banyak kenangan yang tidak terlupakan disaat awal-awal kami memulai kegiatan di CTC, tapi pada saat awal kaqmi tidak menyebutnya CTC tapi ETC (Expan Training Center).

Tahun 2000 kami mulai bergerak ke wilayah Barat – Lapangan JENE dan SOKA (daerah Musi Rawas) untuk memulai kegiatan pelatihan tetapi karena pada saat itu wilayah Barat masih dalam pengembangan jadi kegiatan lebih banyak dilakukan di Pendopo, dan Markas ETC di Wisma Sembada karena memang kami tidak mempunyai kantor..

Tahun 2002 Perjalanan kami untuk melaksanakan pelatihan kami lanjutkan ke Kalimantan Timur (di TARAKAN dan SANGASANGA), 3 bulan kami di Kalimantan Timur dan banyak pengalaman dan cerita yang kami lalui dengan teman-teman di Sanga-sanga dan Tarakan, bahkan kami juga masih menyempatkan main ke Kalimantan Selatan (Ke Kota Banjarmasin) dengan menggunakan perjalanan Darat, walau jauh tapi kami menikmati perjalanan panjang ini dan itu semua adalah kenangan yang tidak akan bisa pernah terlupakan.

Tahun 2003, kami mulai masuk ke LIRIK – RIAU, area kerja PT. Expan Nusantara (Tahun 2002 PT. Exspan Sumatera menjadi PT. Exspan Nusantara) dan tahun 2003 Home Base kami pindah ke LIRIK-RIAU dengan nama Exspan Knowledge Center, dan dimulailah kami bekerja di LIRIK-RIAU.

Selama hampir 2 tahun kami menjadi orang Lirik dan akupun harus Bolak balik Pendopo – Lirik karena aku masih pulang ke Pendopo dengan kesepakatan bersama Pak Roeby kami memilih schedule 10 hari kerja 5 hari libur, dan perjalanan LIRIK – PALEMBANG-PENDOPO kami lalui dengan jalan darat, dengan lama perjalanan 15 jam… walau dengan home base di Lirik, kami masih tetap melanglang buana pergi ke semua Lapangan Kerja di PT. Exspan Nusantara, jadi kami sebenernya juga jarang berada di LIRIK.. Nah itulah Pak Roeby yang juga selalu memikirkan yang terbaik untuk aku agar tidak terbebani dengan status kerja di Lirik karena dengan Lirik sebagai Home Base aku tidak mendapatkan apa-apa alias hanya menerima upah saja.. hehehe.. (terima kasih pak..)

Tahun 2003 Akhir kami kembali ke Kaji dan akhirnya kaji sebagai tempat terakhir kami walaupun begitu kami masih tetap ke Lirik walau tidakterlalu sering lagi, dan tahun 2004 semua kantor Administrasi dipindahkan ke Palembang, kamipun juga mengiringi ke Palembang dan sampai sekarang tetap di Palembang.

Tanpa terasa aku dan Pak Roeby bersama bekerja 11 tahun, Bulan Agustus tahun 2010 pak roeby tidak lagi melanjutkan pekerjaan di PT Medco, dan beliau Istirahat.. sampai akhir hanyatnya beliau masih selalu memikirkan pendidikan untuk pekerja-pekerja di PT Medco.

Berjuta kenangan masih melekat di hati, akan terbawa sampai kapanpun Pak..

Terima Kasih Pak..

Bapak sudah memberi saya banyak sekali pelajaran dan pengalaman hidup yang tidak akan pernah saya lupakan, terkadang ada rasa ingin mengulang kembali masa-masa bersama dengan bapak yang sudah menjadi orang tua untuk saya, yang telah banyak memberikan bimbingan kehidupan kepada saya…. Terima kasih Pak..

SELAMAT JALAN PAK… SEMOGA AMAL BAIK DAN SEMUA IBADAH BAPAK SELAMA DI DUNIA DITERIMA OLEH ALLAH SWT… AMIN..

Foto bersama Pak Roeby saat akan Kemotherapy ke 4

 

 

Faris & Double Dutch

hehehe… senin tanggal 11 Juli 2011, faris minta belikan Ice Cream Walls Double Dutch.. nah ini nih hasilnya…

hehehe…

 

Suntuk 2

hmmm… ternyata kalau dah kurang tidur, suntuk yaaa giniii dah…

 

hmmm.. mudah-mudahan ga’ keterusan suntuknya…..

 

Di Bandung

Tanggal 7 – 11 Juni 2011 aku diberi kesempatan untuk bisa mengikuti pelatihan di Kota Bandung, dan pelatihan dilaksanakan di Hotel Sheraton Bandung di Dago… ada rasa senang bisa kembali ke Dago dan menginap di Sheraton Bandung, dan tidak pernah terbayangkan dulu aku sering melintas di depan Sheraton sehabis pulang kuliah di STKS bandung..

Banyak yang aku dapat dari pelatihan ini, semoga bisa aku gunakan apa yang telah aku dapat ini…